Langkah-Langkah Penting Berinvestasi di Saham

Setelah kita mengetahui tingkat resiko dalam berinvestasi saham, maka sebelum kita memulai berinvestasi saham kita perlu melakukan beberapa langkah penting sehingga kita sudah sangat paham dengan dunia yang baru kita masuki.

  1. Mempelajari atau mencari aturan-aturan yang ada untuk pasar modal di Indonesia yang bisa didapat di website resmi Bursa Efek Indonesia (www.idx.co.id) dan Bappepam (www.bappepam.go.id) . Dengan membaca peraturan-peraturan yang ada, anda akan memahami sejauh mana keterjaminan dana anda di pasar modal oleh Pemerintah dan Emiten dan bagaimana posisi anda.
  2. Belajar Technical Analysis (TA)
    Pergerakan harga saham yang fluktuatif setiap hari bursa membuat orang-orang terdahulu baik secara pribadi, berkelompok atau perusahaan membuat symbol dan indicator tertentu untuk mempelajari perubahan harga saham berdasarkan data-data yang digunakan dalam indicator.
  3. Belajar Fundamental Analysis (FA)
    Selain melihat harga pasar, saham juga perlu kita perhatikan “dapur”nya perusahaan dari jumlah asset, utang dan pinjaman, pendapatan, keuntungan/kerugian, jumlah saham yang beredar dan masih banyak data-data lain yang bisa didapatkan dari Laporan Keuangan perusahaan yang dikeluarkan per quarter (3 bulan) dan dapat didownload di website emiten atau di www.idx.co.id
  4. Mencari informasi, berita,rumor terkait dengan saham-saham incaran/pilihan anda. Apapun informasi yang ada dapatkan hanyalah untuk pengetahuan anda saja tidak selamanya informasi yang ada dapatkan tersebut member reaksi langsung ke pasar sangat bergantung pada banyak kondisi atau parameter lainnya dan anda harus sangat hati-hati dengan informasi yang didapat jangan langsung ditelan mentah-mentah. Kemudian anda juga perlu memantau pergerakan indeks regional yang biasanya sering dipantau para investor/trader saham di Indonesia adalah; DJIA, FTSE, HSI, STI. Selanjutnya pergerakan harga komoditas dunia juga mempengaruhi baik langsung atau tidak langsung ke beberapa sektor di bursa, harga minyak, emas, nikel, batubara, CPO, dll tentunya akan berpengaruh pada harga saham emiten yang memiliki core bisnis komoditas tersebut.
  5. Setelah anda memiliki cukup “modal” ilmu dan pengetahuan dalam investasi/dagang saham maka sebaiknya anda sudah bisa memulai melakukan simulasi beli dan jual berdasarkan hasil analisa anda sendiri. Untuk melakukan ini, bagi anda yang sudah memiliki Akun Yahoo, anda bisa lakukan login ke akun yahoo anda dan pilih finance. Pada halaman yahoo finance anda bisa lihat pilihan My Portfolios, setelah anda click di My Portfolios maka akan keluar Create New Portfolio dan pilihlah Track Your Transaction History untuk membuat record pembelian dan penjualan saham anda. Dan isikan nama portfolio sesuai dengan yang anda inginkan misalnya “Belajar”. Dan anda bisa memulai mengisikan portfolio anda dengan menambahkan cash awal anda ke dalam portfolio anda dan kemudian lakukan pembelian saham yang sudah anda pilih atau anda incar sebelumnya berdasarkan hasil analisa anda. Tentunya membuat portfolio di yahoo finance bukanlah satu-satunya cara yang anda bisa lakukan untuk simulasi investasi/dagang saham anda. Anda bisa saja membuat sebuah worksheet di Microsoft excel dengan mencantumkan nama saham, harga beli, komisi beli, harga jual, komisi jual dan untung/rugi. Untuk mengetahui pergerakan harga saham anda bisa melihat di running trade atau bisa anda lihat di website bursa efek Indonesia www.idx.co.id atau anda juga bisa melihat di website sekuritas tertentu yang menampilkan harga saham real time. Setelah anda lakukan simulasi tentunya ada sudah bisa menilai sejauh mana saham pilihan anda bergerak sesuai dengan analisa yang anda lakukan. Untuk melihat hasil analisa tersebut tentunya bisa ada lakukan evaluasi harian, mingguan atau bulanan.
  6. Dari awal atau setelah anda yakin akan memulai investasi saham, anda sudah bisa mencari informasi sekuritas. Anda hanya bisa membeli dan menjual saham anda melalui sekuritas. Dari sekian banyak sekuritas yang ada, anda bisa memilih satu diantaranya. Setiap sekuritas menawarkan fasilitas yang berbeda-beda, fee beli dan jual yang berbeda-beda pula serta jumlah minimal deposit juga bervariasi. Kemudian sebaiknya pilih sekuritas yang memiliki fasilitas OLT (on line trading) sehingga memudahkan anda dalam melakukan transaksi beli dan jual saham. Setelah anda memilih satu sekuritas yang menjadi sekuritas anda, anda bisa menghubungi customer center sekuritas tersebut atau anda bisa melakukan pendaftaran secara online serta anda juga perlu mendownload form pendaftaran. Dalam form pendaftaran tersebut anda akan mengetahui syarat-syarat yang diperlukan untuk membuka rekening saham.
  7. Setelah anda memiliki rekening saham, artinya anda sudah siap melakukan investasi saham di pasar modal. Selanjutnya anda juga perlu memikirkan untuk membagi jumlah dana yang anda miliki menjadi tiga bagian sehingga anda bisa melakukan investasi jangka panjang, jangka menengah dan jangka pendek. Ini perlu dilakukan untuk menjaga keseimbangan portfolio anda. Saham-saham yang berfundamental bagus biasanya cenderung bergerak perlahan naik. Saham jenis seperti ini layak dijadikan pilihan untuk investasi jangka panjang. Tentunya ada beberapa faktor lain juga perlu dipertimbangkan untuk memilih/memasukkan saham menjadi saham jangka panjang atau menengah atau pendek.

Dalam tulisan berikutnya akan kita lihat beberapa tool technical analysis sebagai bekal anda membaca dan mempelajari pergerakan harga saham. Happy Investing !!!!!!

Penulis: Martoenoes (martoenoes@gmail.com)

  • Dedy

    Mantap Pak Martoenoes… keep posting

  • Edy K

    Pak Toenoes….

    Bagusnya diadakan workshop pengenalan saham, sewa ruangan kecil aja terus tarik fee barang 10 atawa 20 ribu perorang buat bayar administrasi dan fotokopi bahan-bahan….

    lumayan kan menambah pengetahuan masyarakat aceh yang kayaknya selama ini susah mendapatkan informasinya secara technical langsung practical

  • nyinya

    emh.. lumayan untuk brain storming buat yg buta tentang saham kek aq ni